Tampilkan postingan dengan label SIG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SIG. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Juni 2025

📦 Kenapa Kamu Bisa Belanja Online? Semua Karena Geografi Logistik

Alex Citra 

Pernahkah kalian kepikiran ketika kalian sedang melakukan pembelian secara online di Shopee atau Tokopedia ? Pengalaman pribadi saya ketika memesan masakan rendang Padang, yang dimasak dengan kayu bakar. Bagaimana barang pesanan rendang yang lezat dari Padang, Sumatera Barat bisa sampai ke rumah saya di kawasan Cilangkap, Jakarta Timur hanya dalam 3 hari saja? Yah, kadang-kadang bisa 4 hari, tapi yang penting bisa sampai juga kan ya..dan dinikmati dengan nasi panas...Pokoknya Maknyusss rasanya. Coba lakukan ujicoba sendiri ya... order rendang Padangnya di sini

Baca Artikel Rendang Padang: Warisan Rasa dari Ranah Minang

Atau kenapa ongkir ke daerah pegunungan dan daerah terpencil akan jauh lebih mahal dibanding ke pusat kota ? Jawabannya bukan hanya soal teknologi atau jasa ekspedisi. Jawabannya adalah: Geografi dan tepatnya, Geografi logistik.

Geografi logistik merupakan bagian dari cabang ilmu geografi terapan, terutama dalam cabang geografi ekonomi dan geografi transportasi, yang fokus pada pengelolaan ruang, rute, dan distribusi barang secara efisien. Istilah ini tidak selalu disebut secara eksplisit sebagai “geografi logistik” di buku pelajaran dasar, tapi konsepnya sangat penting dan diakui dalam ilmu geografi dan manajemen rantai pasok (supply chain management).

📦 Apa Itu Geografi Logistik?

Geografi logistik dapat mengkaji:

  • Lokasi produksi → di mana barang diproduksi.
  • Lokasi distribusi → di mana gudang, pelabuhan, dan pusat logistik ditempatkan.
  • Jaringan transportasi → bagaimana barang dipindahkan: jalan, laut, udara, kereta.
  • Kondisi wilayah → topografi, iklim, kemacetan, aksesibilitas.
  • Pola permintaan konsumen → konsentrasi populasi dan daya beli.

Semua itu dianalisis secara spasial: menggunakan peta, data lokasi, dan sistem informasi geografis (GIS) untuk membuat keputusan terbaik dalam rantai pasok.

📚 Contoh Ilmiah atau Akademik

Di dalam dunia akademik dan juga dalam profesional, konsep ini muncul dalam:

  • Geography of Logistics and Freight Distribution (Jean-Paul Rodrigue, Hofstra University)
  • Kajian Spatial Logistics, Urban Freight, Transport Geography
  • Mata kuliah di universitas dengan nama seperti:
    • Transport Geography
    • Spatial Analysis for Supply Chains
    • Economic and Logistics Geography

📍 Contoh dalam Dunia Nyata di Indonesia

  1. Gudang Shopee di Karawang & Tokopedia di Cibitung → dipilihnya wilayah tersebut berdasarkan lokasi yang strategis dekat tol dan tentunya pasar dan konsumen.
  2. Pelabuhan Patimban vs Tanjung Priok → pertimbangan geografis untuk mengurangi kemacetan di kota Jakarta.
  3. Distribusi logistik vaksin COVID-19 → sangat mempertimbangkan suhu wilayah, jarak, dan aksesibilitas.

🚚 Ketika kita melakukan transaksi  Belanja Online Itu Semua Terlihat Sederhana, Tapi…

Kamu klik tombol checkout, bayar, lalu menunggu. Tapi di balik proses itu ada rantai panjang yang tersembunyi:

  1. Barang dipilih dari gudang — mana yang paling dekat dengan alamatmu.
  2. Dikirim lewat jalur tercepat — darat, udara, atau laut.
  3. Ditracking secara real-time — berdasarkan lokasi geografis dan estimasi cuaca.
  4. Sampai ke alamat rumahmu — bahkan hingga gang sempit atau kawasan terpencil.

Semua keputusan itu melibatkan suatu hal yang bisa disebut sebagai spatial thinking, alias bagaimana kita dapat berpikir dengan mempertimbangkan lokasi, jarak, konektivitas, dan kondisi wilayah.


🌐 Geografi Logistik: Otak di Balik Rantai Pasok

Geografi logistik adalah cabang geografi terapan yang mempelajari bagaimana barang, informasi, dan sumber daya berpindah dari satu titik ke titik lain secara efisien. Ia mempertimbangkan:

  • Letak gudang dan pusat distribusi
  • Rute tercepat dan teraman
  • Kondisi infrastruktur (jalan, pelabuhan, bandara)
  • Kepadatan wilayah dan permintaan pasar
  • Risiko bencana, cuaca ekstrem, dan hambatan alam

Tanpa pemahaman spasial ini, sistem e-commerce bisa kolaps. Biaya bisa melonjak, waktu pengiriman membengkak, bahkan barang tidak pernah sampai.


🏙️ Mengapa Kota Besar Jadi Basis Utama E-Commerce?

Jawabannya lagi-lagi tentunya adalah Geografi:

  • Dekat dengan pelabuhan dan bandara
  • Akses transportasi lebih baik
  • Jumlah konsumen lebih tinggi
  • Koneksi digital dan logistik lebih kuat

Itulah kenapa perusahaan seperti Tokopedia, Shopee, dan Lazada membangun pusat logistiknya di pusat-pusat kota seperti Jakarta, Surabaya, Medan, atau Makassar.

Tapi kini, dengan teknologi GIS (Geographic Information System) dan big data, distribusi mulai menyebar ke kota-kota menengah dan kawasan rural.


🧠 Apa Hubungannya dengan Kamu?

Kalau kamu:

  • Pelajar ekonomi atau geografi, maka geografi logistik adalah contoh nyata penerapan teori spasial dalam kehidupan nyata.
  • Punya usaha online atau UMKM, maka memahami geografi distribusi bisa membantumu mengatur stok dan ekspedisi lebih efisien.
  • Penasaran kenapa ongkir mahal? Bisa jadi karena rute pengiriman ke tempatmu tidak efisien secara geografis.

🔍 Belajar dari Kurir: Ahli Navigasi Spasial

Kurir dan driver ekspedisi sejatinya adalah ahli geografi praktis. Mereka memiliki kemampuan membaca peta, mengenal kondisi jalan, tahu rute tercepat tergantung jam sibuk, dan memahami dinamika ruang kota secara intuitif.

Ketahuilah itulah contoh yang disebut sebagai: literasi spasial dalam kehidupan sehari-hari.


📍 Penutup: Dunia Digital Tetap Butuh Ruang Fisik

Walaupun saat ini kita hidup di era digital. Tapi setiap transaksi online tetap membutuhkan gerakan fisik di ruang nyata.

Namun, ruang tetap penting. Lokasi tetap saja menentukan.
Dan tahukan kamu jika Geografi, diam-diam telah menjadi jantung dan nadi dari semua itu.

Jadi, lain kali saat kamu belanja online dan barang sampai tepat waktu — dan ingatlah: Itu bukan hanya sekedar keajaiban dari Teknologi. Sejatinya Itu SEMUA karena suatu Disiplin Ilmu yang sangat "LUAR BIASA", yang kita sebut GEOGRAFI. 

🌍 Ketika Peta Tak Lagi Diam Dan Bagaimana Geografi Menentukan Masa Depanmu

Alex Citra 2025

 

Bayangkan di sebuah pagi yang tenang sambil nyeruput kopi hangat bersama si "dia". Di hadapanmu terbentang sebuah peta — bukan sembarang peta, tapi seolah peta tersebut hidup dan berbisik. Ia bukan lagi benda mati yang diam. Ia mampu menunjukkan peluang, dengan cepat dapat menyoroti risiko, dan memetakan masa depanmu. Peta itu kini bukan hanya sekedar alat navigasi, melainkan instrumen strategi. ya Inilah dunia geografi yang strategis.


Geografi: Ilmu Tentang Ruang, Waktu, dan Pilihan

Geografi selalu ada di sekitar kita, tapi jarang benar-benar kita lihat. Geografi bukan hanya sekadar hafalan nama-nama tempat. Ia adalah ilmu tentang ruang dan keterhubungan, tentang bagaimana manusia berinteraksi dengan lingkungan fisik dan sosial, dan bagaimana keduanya terus berubah dari waktu ke waktu.

Di era perubahan iklim, laju urbanisasi yang sangat cepat, dan ledakan data digital, geografi menjadi lebih penting dari sebelumnya.
Dengan data-data geografi kita akan mampu menjawab:

  • Di mana potensi ekonomi baru bisa tumbuh?
  • Bagaimana perubahan iklim memengaruhi wilayah tertentu?
  • Siapa yang tertinggal dalam pembangunan — dan kenapa?

Seperti peta yang tak lagi sekedar benda dua dimensi, geografi kini membuka perspektif spasial yang lebih mendalam.


Karier, Bisnis, dan Peta yang Tak Pernah Bohong

Bila kamu berpikir geografi hanya untuk akademisi atau guru sekolah, yuk...mari berpikir ulang. Banyak bisnis masa kini—dari kebutuhan logistik hingga kemajuan teknologi—berdiri di atas fondasi analisis geospasial.

Coba lihat....Perusahaan seperti Gojek, Shopee, Grab, Tokopedia, Traveloka, dan lainnya membaca data lokasi untuk merancang layanan. Perbankan dapat melihat potensi risiko kredit berdasarkan kondisi spasial. Para pelaku usaha atau pengembang properti mampu menganalisis peta pertumbuhan kota sebelum membeli lahan.

“Kita tidak lagi bertanya di mana tempat itu berada, tapi apa arti tempat itu bagi strategi kita.”

Dalam dunia kerja yang kompetitif, mereka yang bisa memahami ruang dan keterkaitan antarwilayah akan punya keunggulan.


Peta dalam Kebijakan: Ketika Kesalahan Lokasi Berarti Nyawa

Bencana alam, konflik agraria, hingga distribusi bantuan yang tidak merata sering terjadi karena pengambilan keputusan yang tidak berbasis spasial.

Kebijakan tanpa peta ibarat kompas tanpa jarum.
Itulah mengapa lembaga-lembaga pemerintah kini mulai mengandalkan:

Pemetaan kini bukan hanya untuk keperluan teknis, tetapi sebagai dasar keadilan spasial: memastikan semua orang, tanpa kecuali, masuk dalam peta pembangunan di negara ini.


Untuk Pelajar dan Mahasiswa: Inilah Ilmu Abad ke-21

Bagi generasi muda, geografi bukan pelajaran “biasa” yang selesai di bangku sekolah. Ia adalah alat berpikir lintas bidang: dari lingkungan, ekonomi, teknologi, hingga kemanusiaan.

Tertarik pada isu urban planning? Perubahan iklim? Teknologi satelit? Migrasi dan konflik? Semua bidang itu membutuhkan kepekaan spasial dan pemahaman geografi yang kuat.

Kemampuan membaca pola, mengenali hubungan wilayah, dan berpikir sistematis—itulah soft skill masa depan yang dibentuk oleh cara berpikir geografis.


Membaca Peta, Menentukan Arah Hidup

Kita hidup di dunia yang terus bergerak, dan ruang menjadi semakin penuh makna.
Ruang bisa menjadi peluang — atau jebakan — tergantung bagaimana kamu membacanya.

Coba mulailah dari yang sederhana:

  • Jangan hanya pakai Google Maps hanya untuk mencari arah, tapi perhatikan pola dan koneksi antarlokasi.
  • Saat baca berita, lihat konteks wilayah: dari mana dan ke mana isu itu bergerak?
  • Pelajari dasar-dasar peta, citra satelit, atau GIS — kini banyak tersedia aplikasi gratisan.

Karena mereka yang paham mengenai ruang, akan lebih siap menghadapi masa depan.


Penutup: Dunia yang Terpeta, Masa Depan yang Terbuka

Dunia tempat kita hidup saat ini penuh dengan ketidakpastian — dari krisis iklim, keadaan geopolitik yang semakin memanas yang dapat memicu Perang Dunia ke-3, hingga disrupsi digital. Tapi satu hal tetap pasti: peta tidak pernah berbohong.

Ia mungkin tak memberi jawaban langsung, tapi ia memberikan kerangka berpikir.

📍 Peta bukan sekadar alat bantu perjalanan.
Peta adalah bagaimana kita sebagai manusia memiliki cara berpikir, cara melihat, dan cara menentukan ke mana hidup ini harus dibawa.

Dan...pada akhirnya tahukah kamu, dengan disiplin Ilmu Geografi, kamu tak hanya tahu ke mana harus pergi — tapi tahu mengapa kamu semestinya harus ke sana.


Baca juga artikel mengenai 

Perubahan Iklim: Ancaman Sunyi yang Mengubah Dunia

Geografi Kreatif: Menyingkap Ruang Sebagai Sumber Ide dan Inovasi

Sabtu, 31 Agustus 2019

Cara Mendigitasi Peta Melalui Google Earth

Google earth bisa dijadikan sebagai alternatif untuk mendigitasi suatu wilayah. Hal ini dikarenakan citra yang berada di google earth terdapat citra beresolusi tinggi sehingga informasi yang didapat lebih rinci dan juga terdapat menu tanggal perekaman citra sehingga memungkinkan untuk melihat perubahan yang terjadi di suatu wilayah selama data tersebut tercover atau tersedia oleh google earth.

Apabila terkendala dengan format file dari google earth yang berekstensi .kml atau .kmz, tenang saja karena data tersebut bisa dikonversikan sesuai dengan kebutuhan, misalnya shapefile atau SHP.

Adapun Cara Mendigitasi di Google Earth sebagai berikut :

Buka software google earth; selanjutnya cari lokasi yang akan didigitasi. (misalkan dalam artikel ini wilayah SMA Kolese Gonzaga). Jika anda belum memiliki aplikasi Google earth, silahkan download di sini.




Pada toolbar pilih ikon “add Path” (jika mendijitasi garis); “add placemark” (jika mendijitasi titik); dan “add polygon” (jika mendijitasi polygon). 




Dalam artikel ini mendijitasi secara poligon.


Kita langsung bisa mengatur simbologi areanya dengan pilih menu “Style, Color” > Ok

Maka pada jendela Places akan muncul file yang kita digitasi (area SMA Kolese Gonzaga)


Untuk me-save as file tersebut klik kanan > Save Place As

Beri nama file dan menentukan lokasi penyimpanan file > Ok



File jika dibuka di Windows Explorer

Berikut hasil dijitasi di google earth

Rabu, 31 Oktober 2018

Soal Latihan SIG

1.  Sebutkan contoh aplikasi pengolahan sumber daya alam dan lingkungannya….
A.  Analisis pelayanan
B. Perencanaan fasilitas  perawatan
C.  Pengiriman teknisi
D.  Pelayanan jaringan telekomunikasi
E.  Analisis dampak lingkungan

2.  Aplikasi dibidang kehutanan merupakan SIG yang bersumber dari..
A.  Litosfer
B.  Antroposfer
C.  Atmosfer
D.  Biosfer
E.  Hidrosfer

3.  Manakah yang termasuk 4 komponen kunci SIG...
A.  Perangkat lunak, manajemen data, input data
B.  Input data, manajemen data, manipulasi dan analisis data, data output
C.  Interaktif termanil, bigiterzers, teks file, scanners
D.  data geografi, manusia perangkat keras, perangkat lunak,
E.  Peta-peta yang ada, observasi lapangan, sensor, input data

4.  Dalam komponen SIG yang berfungsi untuk menyimpan,menganalisa dan memperagakan informasi adalah..
A.  Input data
B.  Perangkat keras
C.  Data geografi
D.  Perangkat lunak
E.  Manusia

5.  Manakah yang termasuk 4 komponen kunci SIG?
A.  Perangkat lunak, Input data, manajemen data
B.  Input data, Manipulasi dan Analisis data, Manajemen data, Data output
C.  Interaktive termanil, text files, scanners, bigiterzers
D.  perangkat keras, Data geografi, Manusia, Perangkat lunak
E.  Peta-peta yang ada, Input data, , sensor observasi lapangan

6.  Aplikasi SIG yang bersumber dari Litosfer antara lain di bidang...
A.  Pariwisata
B.  Analisa daerah rawan bencana alam
C.  Pertanian
D.  Kehutanan
E.  Perkebunan

7.  Aplikasi di bidang geologi merupakan SIG yang bersumber dari...
A.  Litosfer
B.  Antroposfer
C.  Atmosfer
D.  Biosfer
E.  Hidrosfer

8.  Aplikasi SIG yang bersumber dari litosfer antara lain dibidang..
A.  Pariwisata
B.  Analisis daerah rawan longsor
C.  Pertanian
D.  Kehutanan
E.  Perkebunan

9.  Dalam komponen SIG yang berfungsi untuk menyimpan, menganalisa, dan memperagakan informasi adalah...
A.  Input data
B.  Perangkat keras
C.  Data geografi
D.  Perangkat lunak
E.  Manusia

10.  Menurut siapakah yang menjelaskan SIG merupakan sistem penanganan data keruangan ?
A.  Calkin dan Tomlison
B.  Aronaff
C.  Marble et Al
D.  Burrough
E.  Berry

11.  Di bawah ini yang termasuk metode SIG adalah......
A.  Sistematis, overlay
B.  Sistematis, regional, deskriptif
C.  Deskriptif, overlay
D.  Regional, input data
E.  Analisis, output data

12.  Berikut faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi SIG dalam bekerja kecuali...
A.  Pembangunan
B.  Dukungan manajemen
C.  Tenaga kerja
D.  Keadaan data
E.  Biaya

13.  Manakah yang benar mengenai penjelasan SIG menurut Foote ?
A.  SIG yaitu sistem berbasis komputer untuk menangani data bereferensi geografis
B.  SIG yaitu sistem penanganan data keruangan
C.  SIG yaitu sistem informasi yang tereferensi secara spasial
D.  SIG yaitu sistem komputerisasi data yang penting
E.  SIG yaitu sistem internal

14.  Peranan sistem informasi geografis dalam pelaksanaan pembangunan adalah menyajikan informasi...
A.  lapangan kerja dan kegiatan ekonomi
B.  bentang budaya dan bentang alam
C.  perkembangan negara dan bangsa
D.  perkembangan ekonomi dan sosial
E.  perkembangan pendidikan dan sosial

15.  Secara sederhana menjelaskan lokasi suatu masalah dan populasinya termasuk dalam metode SIG …..
A.  Overlay
B.  Sistematis
C.  Deskriptif
D.  Regional
E.  Analitis

16.  Manakah contoh manfaat SIG dalam perencanaan pola pembangunan...
A.  Mudah dalam mengolah
B.  Untuk mengetahui pola persebaran kawasan lahan
C.  Mengetahui potensi dan persebaran penduduk
D.  Pemekaran kota Bandung
E.  Untuk pendapatan dan pengembangan jaringan transfortasi

17.  Data yang bereferensi geografis artinya data-data tersebut berasal dari.....
A.  Citra dirgantara
B.  peta
C.  Foto satelit
D.  Foto udara
E.  Permukaan bumi

18.  Di bawah ini manfaat SIG dengan menggunakan komputer kecuali…
A.  Mengetahui potensi dan persebaran penduduk
B.  Mudah dalam mengolah
C.  Mudah diulang kalau sewaktu-waktu ada perubahan
D.  Mudah diulang kalau sewaktu-waktu diperlukan
E.  Mudah di bawa,dikirim,dan ditransformasikan(dipindahkan)

19.  Di bawah ini yang termasuk dalam metode SIG adalah ...
A.  Sistematis, overlay
B.  Sistematis, Regional, Deskriptif
C.  Deskriptif, overlay
D.  Regional, input data
E.  Analitis, output data

20.  Manakah contoh manfaat SIG dalam perencanaan pola pembangunan?
A.  Mudah dalam mengolah
B.  Untuk mengetahui persebaran kawasan lahan
C.  Mengetahui potensi dan persebaran penduduk
D.  Pemekaran kota Bandung
E.  Untuk pendapatan dan pengembangan jaringan transpotasi

21.  Urutan dalam tahapan kerja SIG yang benar adalah….
A.  Output, input, proses
B.  Manipulasi, input, dan proses
C.  Atribut, input, dan proses
D.  Output, proses, dan input
E.  Input, proses, output

22.  Berikut ini yang merupakan perangkat lunak SIG, yaitu...
A.  sistem operasi
B.  digitizer
C.  scanner
D.  CPU
E.  plotter

23.  Aplikasi SIG dapat merekomendasikan....
A.  Tingkat permintaan
B.  Tingkat pendapatan
C.  Tingkat pengangguran
D.  Daya beli masyarakat
E.  Lokasi yang strategis

24.  SIG mengolah data-data yang berasal dari permukaan bumi, yang terikat dengan lokasi suatu objek. Data-data yang dimaksud adalah......
A.  Data SIG
B.  Data manual
C.  Data geostationer
D.  Data geospasial
E.  Data digital

Soal Essay/ Uraian : SIG (Sistem Informasi Geografis)
1.  Jelaskan pengertian SIG menurut Aronaff dan Burrough!
2.  Sebutkan manfaat SIG dalam tata kekayaan sumber daya alam!
3.  Sebutkan manfaat SIF dalam bidang sosial!
4.  Jelaskan tentang data atribut dan data spasial dalam SIG!
5.  Sebutkan komponen-komponen dalam SIG?
6.  Jelaskan tentang tahap kerja SIG (input – proses – output)!

Kunci Jawaban Soal SIG (Sistem Informasi Geografis)

1.  Pengertian Sistem Informasi Georafif (SIG)
  • Menurut Burrough, SIG adalah alat yang bermanfaat untuk pengumpulan, penimbunan, pengambilan kembali data yang diinginkan dan penayangan data keruangan yang berasal dari kenyataan dunia.
  • Menurut Aronaff, SIG adalah sistem informasi yang didasarkan pada kerja komputer yang memasukkan, mengelola, memanipulasi dan menganalisa data serta memberi uraian.
2.  Manfaat SIG dalam data kekayaan sumber daya alam

  • Untuk mengetahui persebaran berbagai SDA di suatu daerah, contohnya minyak bumi, besi, batubara, emas, dan sebagainya.
  • Untuk dapat mengetahui persebaran kawasan lahan, misalnya : Rehabilitasi dan konservasi lahan, Pemanfaatan perubahan fungsi lahan, Kawasan lahan potensial dan lahan kritis, Kawasan lahan pertanian dan perkebunan, Kawasan hutan yang masih baik dan hutan rusak

3.  Manfaat SIG dalam bidang sosial antara lain :

  • Melakukan pendataan dan pengembangan permukiman penduduk,perkatoran, kawasan industri sekolah, rumah sakit.
  • Untuk mengetahui luas dan persebaran lahan pertanian serta pola drainasenya
  • Melakukan pendataan dan pengembangan pusat pertumbuhan serta pembangunan.
  • Untuk mengetahui potensi dan persebaran penduduk.
  • Melakukan pendataan dan pengembangan jaringan transportasi.

4.  Data atribut adalah data yang ada pada keruangan atau lokasi. Atribut menjelaskan suatu informasi. Data Spasial atau Data Keruangan adalah data yang menunjukkan ruang, lokasi atau tempat di permukaan bumi. Data spasial disajikan dalam dua bentuk atau model, yang pertama yaitu bentuk raster disajikan dalam bentuk bujur sangkar atau sistem grid, yang kedua bentuk vektor disajikan dalam bentuk sistem koordinat.

5.  Komponen-komponen dalam SIG

  • Manajemen berupa sumber daya manusia yang mempunyai keahlian mengolah SIG.
  • Perangkat lunak (software), berupa modul-modul program misal Arc/info, Map Info, R2V, Arc View, dan sebagainya.
  • Perangkat keras (hardware), berupa suatu unit komputer terdiri dari CPU, disk drive, digitzer, printer, VDU, tape drive, dan plotter.
  • Data dan informasi geografi, berupa data spasial (peta) foto udara, citra satelit, dan data atribut seperti data industri, data penduduk, dan pertambangan.

6.  tahap kerja SIG
a.  Masukan (input)
Dalam kerja SIG, mula-mula dibutuhkan data awal atau data base, yaitu data yang dikumpukan selama survei dimasukkan dalam komputer, atau peta-peta yang telah ada dilarik secara optis dan dimasukkan ke dalam komputer.

b.  Proses
Proses dalam SIG dapat berfungsi untuk memanggil, memanipulasi, dan menganalisis data yang tersimpan dalam komputer. Jenis analisis data sebagai berikut: analisis lebar, analisis penjumlahan aritmatika, dan analisis garis bidang.

c.  Keluaran (output)
Data yang sudah dianalisis oleh SIG akan memberikan informasi pada pengguna data sehingga dapat dipakai sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. Keluaran SIG dapat berupa peta cetakan, rekaman,dan tayangan.

Ilusi Kesejahteraan dan Marjinalisasi Kaum Tani dalam Ketimpangan Struktur Agraria

Sektor pertanian di Indonesia terus berhadapan dengan kontradiksi mendasar antara agenda modernisasi ekonomi dan keadilan sosial-agraria. Di...

Chiba University, Japan

Chiba University, Japan