Untuk memecahkan masalah tersebut pendekatan geografi yang digunakan adalah.....
Prinsip geografi yang berkaitan dengan fenomena tersebut adalah.....
23. Pada tanggal 4 Januari 2010 terjadi kejadian tanah bergerak atau soil creep di Taraju Tasikmalaya. Tanah tersebut bergerak disebabkan oleh hujan lebat dalam sehari yang mengakibatkan struktur tanah menjadi jenuh air dan labil. Prinsip geografi yang terdapat dalam paragraf tadi adalah.....
A. distribusi
B. interelasi
C. deskripsi
D. korologi
E. penyebaran
24. Di pagi hari, masyarakat di kota Jakarta mulai beraktifitas. Ada yang ke sekolah, ke pasar, ke kantor dan tempat lain. Prinsip geografi yang terdapat dalam paragraf tadi adalah.....
A. distribusi
B. interelasi
C. deskripsi
D. korologi
E. penjelasan
* memerlihatkan adanya sebaran tempat/lokasi kegiatan penduduk (pasar, kantor, sekolah)
25. Gempa dan tsunami Aceh tahun 2004 memporak-porandakan kota Aceh dan sekitarnya. Tercatat 100.000 jiwa meninggal dunia dan 50.000 lainnya hilang terbawa arus laut. Prinsip geografi yang terdapat dalam paragraf tadi adalah.....
A. distribusi
B. interelasi
C. deskripsi
D. korologi
E. penjelasan
* ada data statistik/angka.
26. Di Jakarta, kita mengenal adanya Kampung Bali, Kampung Ambon, dan Kampung Melayu, penamaan wilayah semacam ini juga terjadi di daerah lain, jika ditelusuri awal mula proses kejadian ini sesuai dengan konsep dasar …
A. Keterjangkauan nilai guna
B. Pola
C. Aglomerasi
D. Diferensiasi area
E. Lokasi
* jelas sekali menunjukkan fenomena kecenderungan yang mengelompok atau menjadi satu bentuk dan struktur.
27. Fenomena yang dapat dikaji dan dijelaskan karena adanya keterkaitan antara faktor yang satu dengan faktor yang lain, seperti terjadinya angin karena perbedaan tekanan udara. Dalam hal ini, berarti kita menggunakan prinsip ….
A. Persebaran
B. lnterelasi
C. lnteraksi
D. Deskripsi
E. Korologi
28. Pada tahun 2006, di Indonesia terjadi peristiwa bencana lumpur panas Lapindo yang mengakibatkan masyarakat di sekitar daerah tersebut mengalami kerugian moril maupun materiil. Proses kejadian bencana alam tersebut dapat dipahami melalu konsep…
A. Pola
B. Nilai
C. Letak
D. Aglomerasi
E. Morfologi
* Proses kejadian bencana tersebut dapat dipahami melalui konsep lokasi. Lokasi ialah letak atau tempat dimana fenomena geografi terjalin. Letak geografi dibedakan menjadi:
- Letak fisiografi meliputi letak astronomis, maritim, klimatologi, geomorfologi, dan geologi.
- Letak sosiografi, Bencana lumpur lapindo diakibatkan oleh penyebaran lapisan batuan dalam bumi
29. Pembangunan pabrik semen perlu memperhatikan keberadaan gunung batu kapur, sarana transportasi, dan pemasaran. Konsep geografi yang berkaitan dengan hal ini adalah ….
A. Konsep diferensiasi area
B. Konsep interaksi/interdependensi
C. Konsep keterkaitan ruangan
D. Konsep keterjangkauan
E. Konsep lokasi
* Keberadaan suatu industri sangat menentukan sarana atau tujuan kegiatan industri. Berdasarkan pada lokasi unit usahanya, industri dapat dibedakan menjadi.
a) Industri Berorientasi Pada Pasar (market oriented industry), yaitu industri yang didirikan mendekati daerah persebaran konsumen.30. Fenomena alam dalam bentuk angin puting beliung yang terjadi di wilayah Indonesia ada kaitannya dengan perbedaan tekanan udara dan suhu udara. Prinsip geografi yang berkenan dengan fenomena tersebut adalah ….
b) Industri Berorientasi Pada Tenaga Kerja (employment oriented industry), yaitu industri yang didirikan mendekati daerah pemusatan penduduk, terutama daerah yang memiliki banyak angkatan kerja tetapi kurang pendidikannya.
c) Industri Berorientasi Pada Pengolahan (supply oriented industry), yaitu industri yang didirikan dekat atau di tempat pengolahan. Misalnya industri semen di Palimanan Cirebon (dekat dengan batu gamping), industri pupuk di Palembang (dekat dengan sumber pospat dan amoniak), dan industri BBM di Balong Indramayu (dekat dengan kilang minyak).
d) Industri Berorientasi Pada Bahan Baku, yaitu industri yang didirikan ditempat tersedianya bahan baku. Misalnya industri konveksi berdekatan dengan industri tekstil, industri pengalengan ikan berdekatan dengan pelabuhan laut,dan industri gula berdekatan dengan lahan tebu.
e) Industri yang Tidak Terikat dengan Persyaratan yang lain (footloose industry), yaitu industri yang didirikan tidak terikat oleh syarat-syarat diatas. Industri ini dapat didirikan dimana saja karena bahan baku, tenaga kerja, dan pasarnya sangat luas serta dapat ditemukan dimana saja. Misalnya industri elektronik, industri otomotif, dan industri transportasi.
A. Prinsip distribusi
B. Prinsip interelasi
C. Prinsip deskripsi
D. Prinsip korologi
E. Prinsip lokasi
31. Kajian geografi yang memadukan pengetahuan lingkungan alam dan kehidupan untuk memahami wilayah tertentu dengan karakteristiknya dinamakan ....
A. Kajian geografi fisik
B. Kajian geografi sosial
C. Kajian geografi topikal
D. Kajian geografi regional
E. Kajian geografi sistematik
32. Keterkaitan antara faktor yang satu dengan faktor yang lainnya dan terjadi di permukaan bumi tersebar tidak merata, dapat dipelajari dengan menggunakan prinsip ....
A. distribusi dan interaksi
B. interelasi dan distribusi
C. korologi dan keruangan
D. deskripsi dan interelasi
E. korologi dan dependensi
33. Daerah pantai sering dilanda banjir pasang (rob). Kondisi itu dimanfaatkan penduduk untuk usaha pertambakan. Pertambakan geografi untuk menganalisis hal tersebut adalah ….
A. pendekatan spasial
B. pendekatan ekologi
C. pendekatan keruangan
D. pendekatan kelingkungan
E. pendekatan kewilayahan
34. Banjir yang sering terjadi di sekitar pemukiman penduduk di daerah perkotaan akibat semakin dangkal dasar sungai. Pendangkalan sungai terjadi akibat adanya penduduk yang membuang sampah ke sungai. Pendekatan geografi untuk mengkaji hal tersebut adalah ....
A. pendekatan keruangan
B. pendekatan ekologi
C. pendekatan korologi
D. pendekatan kewilayahan
E. pendekatan kompleks wilayah
35. Wilayah Indonesia terletak di antara samudra pasifik dan samudra hindia dan benua Asia dengan benua australia, serta pada 6° LU – 11° LS dan 95° BT – 141° BT. Konsep geografi yang berkaitan dengan informasi tersebut adalah ....
A. Konsep saling ketergantungan
B. Konsep perbedaan wilayah
C. Konsep pola keruangan
D. Konsep lokasi
E. Konsep aglomerasi
36. Konsep geografi yang berkaitan dengan medan atau aksesibilitas suatu wilayah untuk dicapai menggunakan sarana transportasi disebut konsep.....
A. lokasi
B. Jarak
C. pola
D. keterjangkauan
E. interaksi interdependensi
37. Masyarakat petani cenderung untuk tinggal mengelompok di wilayah tanah yang subur.
Hal tersebut merupakan manifestasi dari konsep.......
A. aglomerasi
B. lokasi
C. diferensiasi area
D. ketergantungan
E. pola
38. Fenomena kemacetan di Jakarta terjadi karena di pagi hari ada jutaan kendaraan dari wilayah tetangga seperti Bogor, Depok, Tanggerang, dan Bekasi yang masuk ke Jakarta. Artinya mayoritas jalanan di Jakarta dipenuhi kendaraan dari luar Jakarta.
Pendekatan atau penyelesaian paling tepat menggunakan ....
A. keruangan
B. kelingkungan
C. ekologi
D. kewilayahan
E. sistem
39. Ariel menempuh perjalanan 2,5 jam dari rumahnya menuju sekolah. Konsep geografi yang sesuai adalah ....
A. lokasi relatif
B. jarak relatif
C. pola
D. interaksi
E. morfologi
40. Ibu Ani Puspita berencana berangkat memakai pesawat dari Jakarta ke Makassar. Ia berangkat pukul 14.00 WIB. Perjalanan dilalui selama 2 jam. Saat tiba di Makassar, waktu di sana menunjukkan pukul ....
A. 18.00
B. 17.00
C. 13.00
D. 15.00
E. 16.00
41. Kota Majalengka merupakan salah satu kota kecil di Jawa Barat. Kota tersebut mayoritas berada di daerah perbukitan dengan ketinggian rata-rata 500 mdpl. Konsep geografi yang tepat adalah ....
A. pola
B. morfologi
C. lokasi
D. interaksi
E. asosiasi
* Morfologi adalah konsep yang menjelaskan mengenai struktur luar dari batu-batuan yang menyusun bentuk morfologi permukaan bumi (pantai, dataran rendah, dataran tinggi, pegunungan, lembah, dsb).
Konsep geografi yang sesuai adalah ....
A. pola
B. interaksi
C. lokasi
D. interaksi
E. nilai guna
* Nilai kegunaan adalah konsep yang berkaitan dengan nilai guna suatu wilayah yang dapat dikembangkan menjadi potensi yang menunjang perkembangan suatu wilayah.
A. lokasi
B. morfologi
C. diferensiasi area
D. interaksi
E. jarak
* Diferensiasi areal adalah konsep yang membandingkan dua wilayah untuk menunjukkan adanya perbedaan antara satu wilayah dengan wilayah lain karena tiap-tiap wilayah memiliki karakteristik khas masing-masing.
44. Kebakaran lahan terjadi di Kalimantan Selatan pada tahun 2010. Asap dari kebakaran lahan tersebut bergerak hingga Balikpapan, Makassar hingga Surabaya. Prinsip geografi yang sesuai adalah ....
A. distribusi
B. interelasi
C. korologi
D. deskripsi
E. sistem
45. Kegiatan pembangunan yang tidak terkendali di Bandung utara membuat daerah resapan berkurang. Dampaknya saat hujan terjadi, banjir kini sering melanda kota Bandung. Pendekatan geografi yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut adalah ....
A. spasial
B. keruangan
C. ekologi
D. kewilayahan
E. kelingkungan
46. Jalan transpapua merupakan proyek utama pembangunan di Papua saat ini. Kehadiran jalan tersebut diharapkan mampu memangkas waktu tempuh barang dan jasa diantara kabupaten di papua sehingga perbedaan harga tidak terlalu tinggi. Konsep geografi yang sesuai adalah ....
A. lokasi
B. interaksi
C. aglomerasi
D. pola
E. keterjangkauan
47. Fenomena geosfer:
1)
|
urbanisasi semakin meningkat di
perkotaan
|
2)
|
curah hujan cenderung tidak menentu
|
3)
|
gempa bumi menimbulkan korban penduduk
|
4)
|
penduduk berwisata ke daerah
pegunungan
|
5)
|
erosi, denudasi, dan longsor
|
A. 1), 2) dan 3)
B. 1), 2) dan 4)
C. 1), 4) dan 5)
D. 2), 3) dan 5)
E. 3), 4) dan 5)
A. lokasi
B. aglomerasi
C. interaksi/interdependensi
D. diferensiasi area
E. keterkaitan keruangan
* Interaksi/Interpendensi adalah konsep yang menunjukkan keterkaitan dan ketergantungan satu daerah dengan daerah lain untuk saling memenuhi kebutuhannya.
49. Di Indonesia terjadi perpindahan penduduk musiman pada waktu mudik lebaran dari kota ke desa, ketika kembali ke kota mereka membawa saudaranya untuk mendapatkan pekerjaan. Hal ini mengakibatkan terjadi kepadatan penduduk di kota.
Prinsip geografi yang sesuai dengan fenomena tadi adalah ....
A. persebaran
B. interelasi
C. deskripsi
D. korologi
E. aglomerasi
50. Banjir menggenangi daerah hilir akibat alih fungsi lahan di daerah hulu menjadi permukiman dan aktifitas lainnya. Jika hujan dengan intensitas sedang dapat meningkatkan limpahan air sungai menyebabkan banjir di daerah hilir. Pendekatan geografi untuk menganalisis gejala tersebut adalah ....
A. pendekatan ekologi
B. pendekatan korologi
C. pendekatan keruangan
D. pendekatan kelingkungan
E. pendekatan kompleks wilayah
* Pendekatan kompleks wilayah (Regional complex) mengkaji fenomena atau kejadian berdasarkan hubungan aspek-aspek suatu wilayah tertentu yang berkaitan dengan wilayah lainnya.
Pendekatan kompleks wilayah mengkombinasikan analisis keruangan dan analisis kelingkungan.
51. Kemacetan merupakan masalah pelik yang dihadapi warga Jakarta. Kemacetan di Jakarta merupakan imbas dari banyaknya kendaraan yang masuk dari wilayah penyangga seperti Depok, Bekasi dan Bogor. Pendekatan geografi yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut adalah ....
A. spasial
B. keruangan
C. ekologi
D. kewilayahan
E. kelingkungan
Baca:
Prinsip-Prinsip Geografi
Pendekatan Geografi
Konsep-konsep Geografi
Aspek dan Ruang Lingkup Geografi
Kunci untuk menjawab soal prinsip geografi adalah sebagai berikut:
- prinsip penyebaran jika ada arah/sebaran lokasi/titik.
- prinsip interelasi jika merujuk adanya hubungan sebab akibat.
- prinsip deskripsi jika ada angka/data statistik.
- Prinsip korologi jika merupakan gabungan atau perpaduan dari ketiga prinsip di atas (penyebaran, interelasi, dan deskripsi). Dalam prinsip ini gejala dan permasalahan geografi dianalisis persebarannya, interaksi dan interelasinya dari berbagai aspek yang mempengaruhinya.
- Disebut sebagai pendekatan ekologi (kelingkungan) jika di dalam soal tersebut terdapat pengaruh yang dipicu oleh ulah manusia misalnya akibat penggundulan atau deforestasi hutan, pembuangan sampah (limbah), konversi lahan, pecemaran, dll.
- Pendekatan keruangan (spasial) biasanya mengkaji perbedaan fenomena geosfer yang tersebar di permukaan bumi. Aspek-aspeknya meliputi faktor lokasi, kondisi alam dan kondisi sosial budaya. Pengkajian pendekatan keruangan memperhatikan letak, distribusi, interelasi, serta interaksinya.
- Pendekatan kompleks wilayah (Regional) mengkaji fenomena atau kejadian berdasarkan hubungan aspek-aspek suatu wilayah tertentu yang berkaitan dengan wilayah lainnya. Pendekatan ini mengkombinasikan analisis keruangan dan analisis kelingkungan.


